Pementasan Teater Valkyrie: Menghadirkan Harmoni Religi dan Akademik dalam Seni Drama

Penulis : Muhammad Usamah Syamil Abdullah

 

Bandung, 8 Januari 2025 – Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dengan bangga mempersembahkan Pementasan Teater Valkyrie sebagai bagian dari tugas akhir mata kuliah Further Studies in Drama. Acara ini telah diselenggarakan pada:

  • Hari/Tanggal: Senin dan Selasa, 6–7 Januari 2025
  • Waktu: Pukul 08:30 WIB – Selesai
  • Tempat: Gedung Kesenian Rumentang Siang, Jl. Baranang Siang No. 1, Kosambi, Kota Bandung.

Acara ini menghadirkan enam pementasan teater yang menonjolkan eksplorasi seni peran, dengan tema-tema yang menggugah emosi dan relevan dengan kehidupan masyarakat. Pementasan ini dibawakan oleh mahasiswa semester 5 dalam kolaborasi intensif di bawah bimbingan dosen pengampu mata kuliah.

Pementasan perdana yaitu kelas D yang mementaskan tajuk drama The Symphony of the Silent Despair diikuti oleh kelas A pada 12:30 – 14:30 dengan tajuk drama Dua Sisi Koin. Pada hari itu pementasan drama diakhiri oleh kelas F dengan tajuk drama Dosa yang pentas pada 15:30 – 17:00.

Pementasan drama pada hari kedua yaitu Selasa, 7 Januari 2025 dimulai dari 09:00 – 11:00 dengan tajuk drama Keluarga Cemana persembahan dari Kelas B. Diikuti oleh tajuk drama Rumah Tak Bergema dari Kelas E. Pementasan drama diakhiri oleh kelas C yang mempersembahkan Layar dan Luka.

Acara pementasan drama ini dihadiri oleh Wakil Dekan I Fakultas Adab dan Humaniora, Ketua Prodi Sastra Inggris, Dosen Pengampu, Para Dosen Sastra Inggris, dan para penonton dari berbagai kalangan.

Dalam sambutannya, Ketua Jurusan Sastra Inggris, Andang Saehu menekankan bahwa kegiatan ini memiliki nilai religi dan akademik yang mendalam. Dari sisi religi, setiap pementasan drama membawa pesan-pesan kebaikan yang selaras dengan QS Al-‘Ashr, yang mengajarkan pentingnya saling mengingatkan dalam kebenaran, kesabaran, dan amal shalih. Melalui drama ini, semua nilai-nilai tersebut dapat tersampaikan. Sedangkan dari sisi akademik, pementasan ini merupakan bentuk nyata dari output mata kuliah Further Studies in Drama. Selain itu, kegiatan ini juga memenuhi salah satu profil lulusan Program Studi Sastra Inggris, yaitu sebagai analis sastra, yang mampu memahami dan mengkritisi karya-karya seni.

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan I Fakultas Adab dan Humaniora, yaitu Rohanda, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pementasan ini. Beliau menekankan bahwa pementasan teater ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga wujud nyata dari kreativitas dan kerja keras mahasiswa dalam menghasilkan karya seni yang bermakna.

Acara ini terbuka untuk umum dengan harapan dapat menjadi ajang apresiasi terhadap karya seni para mahasiswa sekaligus ruang refleksi atas isu-isu sosial. Melalui kegiatan ini, Program Studi Sastra Inggris berupaya memperkuat hubungan antara seni, pendidikan, dan nilai-nilai keagamaan sebagai medium pengembangan kreativitas dan empati.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *